MENGATASI WRITER’S BLOCK

 Pelatihan Belajar  menulis PGRI

Pertemuan ke- 7, Gelombang 21&22


Pelaksanaan     : Senin, 18 Oktober 2021

Narasumber     : Ditta Widya Utami, S. Pd Gr

Moderator       : Maesaroh

        Profil narasumber kita malam ini sangat istimewa, masih muda, 31 tahun umurnya, namun karyanya sangat banyak, 6 buku solo, 13 buku antologi dan banyak penghargaan di bidang literasi yang sudah diraih beliau. Sangat menginsipasi kita. Untuk koresponden dengan beliau melalui email : dittawidyautami@gmail.com.

            Sesuai dengan judul diatas, narasumber mengartikan Writer's block adalah keadaan saat penulis kehilangan kemampuan menulis atau tidak menemukan gagasan baru untuk tulisannya (Wikipedia). Kondisi seperti ini bisa dialami tidak hanya penulis pemula, namun penulis yang sudah berpengalamanpun bisa mengalami hal ini, baik penulis buku, blogger, screen writer (penulis naskah film, sinetron, atau lainnya, script writer (penulis teks berita) ataupun mahasiswa yang sedang membuat skripsi.

Menurut hasil penelitian ahli psikologi kondisi seperti ini bisa diatasi.

Beberapa penyebab writer's block antara lain :

1.       Stress, sering terjadi karena rasa tidak percaya diri tentang kualitas tulisan kita, takut orang lain gak suka, tulisan kita gak layak dibaca orang lain, dll. Cara mengatasinya : tetap saja menulis, karena kalau hanya kita simpan, tulisan itu tidak akan bermanfaat, setidaknya bermanfaat buat diri kita sendiri, syukur- syukur bemanfaat bagi orang lain.

2.        Lelah fisik maupun mental, akibat pekerjaan yang menumpuk, deadline pekerjaan yang mendesak, suasana kerja yang ‘tertekan’, dll. Jika mengalami hal seperti ini segeralah rehat, tenangkan pikiran, atau refresing agar kondisi tubuh kembali fit baik fisik maupun mental.

3.   Terlalu perfec. Jika kita terlalu perfecsionis, kadang bisa menjadikan munculnya writer's block karena justru bisa menghilangkan ide- ide baru yang ada di pikiran kita.

4.     Mencoba topik baru dalam menulis. Misalnya ada seseorang yang biasa menulis KTI, kemudian harus menulis cerpen, writer’s block ini bisa terjadi. Cara mengatasinya : pelajari dengan seksama metode baru tersebut, barulah lanjutkan menulis metode baru tersebut.

5.       Saat menulis yang berbeda tema bisa juga menyebabkan writer’s block ini. Solusinya : rehat, baca- baca referensi tambahan untuk memperkaya wawasan dan kosa kata. Setelah paham dengan perbedaan tema tersebut, kemudian lanjutkan menulis kembali.

Beberapa pernyataan narasumber terkait pertanyaan peserta pelatihan antara lain :

-      Narasumber kita memberikan pencerahan untuk mengatasi masalah writer’s block adalah dengan membuat tulisan bebas, yang penting nulis dulu, jika ada yang salah bisa diperbaili lagi. Dari sumber laman Writer’s Digest, yang disampaikan Mbak Ditta, menulis bebas akan memantu melatih otak kita dalam memunculkan kosa kata yang sudah tersimpan.

-        Dengan menulis bebas secara rutin, akan muncul ide- ide baru untuk bisa mengumgkapkan banyak hal dalam tulisan kita.

-        Narasumber sendiri pernah mengalami writer’s block, cara mengatasinya dengan berhenti menulis, melakukan hal- hal yang menyenangkan hati, misalnya buku ringan , jalan- jalan, nonton film, makan ice cream dan coklat yang bisa menumbuhkan mood kembali. Jangan biarkan writer’s block berlangsung lama, nanti tulisan kita gak akan jadi.

-    Untuk membangkitkan kegemaran membaca dikalangan siswa adalah dengan Gerakan Literasi Sekolah yang sudah dicanangkan pemerintah : membiasakan membaca 15 menit, kemudian melatih anak untuk mempunyai karya  dari yang dibaca, misalnya membuat ringkasan dari apa yang dibaca. Bisa juga dengan penugasan dari guru mata pelajaran.

-          Jika berbarengan dengan pekerjaan lain yang harus diselesaikan, misalnya diklat, maka menulisnya diarahkan ke penulisan sesuai tugasnya, misal buat laporan diklat/ lokakarya, dll

-          Berkarya sesuia dengan passion kita, sesuai dengan yang kita sukai dan kuasai.

-       Untuk mengatasi kesibukan yang padat antara kerjaan di kantor dan tugas sebagai ibu rumah tangga, adalah dengan menyempatkan menulis setiap hari, mesti hanya 5 menit. 

-   Jika memudahkan ide muncul banyak baca buku, saling kunjung baca blog teman, baca koran, nonton berita, wawancara, dll , untuk menambah wawasan guna pengembangan tulisan kita. 


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEMBONGKAR RAHASIA MENULIS HINGGA MENERBITKAN BUKU

TEHNIK PROMOSI BUKU

POIN BUKU PADA KENAIKAN PANGKAT