MENULIS BUKU DARI KARYA ILMIAH

 



                                     

PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI

Pertemuan ke- 4          : Senin,11 Oktober 2021

Narasumber                 : Ibu Noralita Purwa Yunita, M. Pd

Moderator                   : Ibu Rosminiyati

               

                Semenjak sore saya menunggu datangnya pukul 19.00, menunggu momen kelanjutan pelatihan penulisan yang akan disampaikan oleh narasumber yang masih belia, kelahiran Kudus, 12 Juni 1989, yaitu Ibu Noralita Purwa Yunita, M. Pd. Dalam usia 33 tahun beliau sudah banyak menghasilkan karya : 15 judul buku, baik solo, duet,  maupun antologi. Selain itu sudah dipercaya menjadi narasumber dalam berbagai kegiatan pelatihan penulisan. Keinginan Mbak Nora, panggilan narasumber kita : belajar dari manapun. Sosok kita kali ini  sangat menginspirasi.

 Berawal dari keikutsertaannya dalam pelatihan belajar menulis PGRI gelombang 8, Mbak Nora terinspirasi dengan materi yang disampaikan Ibu Hati, selaku narasumber, yang menyampaikan materi tentang : Menulis Buku dari PTK. Tak berapa lama, gagasan terwujud dengan lahirnya karya GAMIFICATION, merupakan best practise yang dikonversi menjadi buku, hasil kolaborasi dengan dengan Prof. Eko Indrajit, saat ini dalam proses penerbitan oleh penerbit mayor ANDI. Sedangkan KIAT PRAKTIS MENULIS MODUL BERBASIS RISET, merupakan buku hasil konversi dari tesis  beliau. Tujuan beliau mengubah karya  ilmiah menjadi buku adalah agar hasil karyanya tidak hanya dibaca sendiri, melainkan dapat dinikmati oleh orang lain.

Cara menulis buku dari karya ilmiah yang disampaikan Mbak Nora sebagai berikut :

1. MENGUBAH JUDUL

Judul karya ilmiah versi buku berfokus pada penelitian saja. Materi, subyek, tempat penelitian dihilangkan. Sebagai contohnya : Tesis yang berjudul : Pengembangan Modul Berbasis Riset pada Materi Reaksi Redoks untuk Meningkatkan Ketrampilan Generik Sains Siswa Kelas X SMA, diubah menjadi : Kiat Menulis Modul Berbasis Riset. Jika penelitian Tesis fokusnya pada pengmbangan/ pembuatan modul, maka jika diubah menjadi buku, fokusnya juga sama, namun ditambah kata seperti KIAT, JURUS, STRATEGI, CARA SUKSES, dll agar menjadi judul yang populer.  Contoh lain, best practise yang berjudul : Efektivitas Pembelajaran Berbasis gamifikasi pada Peningkatan Aktivitas dan Minat Belajar Siswa, diubah menjadi buku dengan judul: Gamifikasi, Membuat Belajar Seasik Bermain Game.

2. UBAH DAFTAR ISI, misal pada karya ilmiah, daftar isi biasa berupa :

     BAB 1. Pendahuluan, Tujuan Penelitian, Manfaat Penelitian, Batasan Masalah

BAB 2. Landasan Teori

BAB 3. Metode Penelitian

BAB 4. Hasil dan Pembahasan

BAB 5. Penutup : Kesimpulan dan Saran

 

Diubah dengan pedoman : 2W+1H

 

BAB 1. Why : menjelaskan pentingnya modul yang dibuat, misal : Modul Berbasis Riset

BAB 2. What : menjelaskan apa itu Modul Berbasis Riset ?

BAB 3,4, 5. How : menjelaskan bagaimana tahap pembuatannya, hasilnya, dan penerapannya.

 

Contoh lain :

BAB 2. LANDASAN TEORI, seperti berikut :

2.1. Hasil Belajar

2.2. Media Pembelajaran

2.3. Modul

2.4. Metode Pembelajaran

2.5. Pembelajaran Berbasis Riset

 

Diubah/ dikembangkan menjadi :

Sebelum diubah

Setelah diubah

2.1. Hasil Belajar

BAB 2. TEORI BELAJAR

2.1. Belajar

2.2. Permasalahan Dalam Belajar

2.3.Hasil Belajar dan Faktor yang mempengaruhinya

2.2. Media Pembelajaran

BAB 3. MEDIA PEMBELAJARAN

3.1. Pengertian Media

3.2. Jenis Media

3.3. Manfaat Media

2.3. Modul

BAB 4. BUKU

4.1. Pengertian Modul

4.2. Karakteristik Modul

4.3. Sistematika Modul

4.4.Kelebihan Modul

 

Jadi BAB 2 pada karya ilmiah/KTI bisa dikembangkan menjadi beberapa BAB padabuku, perbanyak penjelasan teori, hilangkan rumus statistikanya.


3. UBAH SEDIKIT ISI  KARYA ILMIAH, melalui beberapa cara :

-   Hilangkan kata- kata seperti : penelitian, laporan PTK, laporan Skripsi, dan lainnya yang biasa ada pada karya ilmah

-  Jika ingin menampilkan grafik dipilih yang penting, sedangkan grafik yang tidak ditampilkan bisa dijelaskan dalam bentuk kaliamat.

-   Susunan dan gaya tulisan bebas, sesuai keinginan penulis.

-  Gaya bahasanya yang familiar,lebih santai, mudah dipahami semua kalangan, enak dibaca sehingga tidak membosankan.

-   Berikan penjelasan tentang kelebihan dan kekurangan dari penelitian yang dilakukan, agar kredibel.

-   Boleh menggunakan referensi blog, namun blog yang resmi, seperti Kemendikud.go.id, jurnal ilmiah, e book, karya ilmiah lainnya. Hindari blog pribadi karena belum teruji kevalidan informasinya.

-   Tentukan fokus. Topik yang akan dibahas secara mendetail dalam buku.

-  Hindari penggunaan kata/ kalimat yang persis dengan aslinya utnuk menghindari self plagiarisme, sebaiknya dibuat parafrase. Sehingga berubah KTI menjadi buku tidak sekedar mengubah judul dan covernya, melainkan struktur dan isinya berbeda antara keduanya.

 

Demikian beberapa cara yang disampaikan Mbak Nora dalam mengubah karya ilmiah menjadi buku, tujuannya agar memberikan kemanfaatan yang lebih, karena bisa dibaca orang lain. Selain itu dengan bku yang ber ISBN dapat  digunakan untuk mendapatkan angka kredit bagi guru yang akan naik pangkat.

 

 

 

 

 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEMBONGKAR RAHASIA MENULIS HINGGA MENERBITKAN BUKU

TEHNIK PROMOSI BUKU

POIN BUKU PADA KENAIKAN PANGKAT