MENULIS SEMUDAH CEPLOK TELOR

 PELATIHAN MENULIS PGRI

Pertemuan ke- 5, Gelombang 21 & 22

Pelaksanaan     : Rabu, 13 Oktober 2021

Narasumber     : Dra. Lilis Ika Herpianti Sutikno, S.H

Moderator       : Dail Ma’ruf

            Judul yang disampaikan narasumber kita malam ini sungguh memotivasi dan membesarkan hati peserta pelatihan menulis. Tersirat makna bahwa menulis itu tidak sulit, sangat mudah, semudah nyeplok telor. “Maka menulislah”, ajak Bunda Lilis, karena dengan menulis kita dikenal dan dikenang banyak orang. Ternyata narasumber kita, Bunda Lilis, karya tulisnya sangat banyak, dalam bentuk buku, antologi, artikel ilmiah, dan sebagainya.

Beberapa tips yang diberikan narasumber malam ini antara lain :

1. Mulailah menulis dengan doa, karena ada tangan Tuhan yang membimbing ketika kita menulis. Dengan doa, tulisan kita akan bersumbur dari hati nurani. Ilmu yang bersumber dari hati nurani akan menyentuh hati pembaca.

2. Dalam menulis pasti kita menghadapi banyak kendala, ketika kita menghadapi situasi seperti itu maka refreshing/ istirahat dulu baru dilanjutkan.

3. Jika mengalami kebuntuan ide ketika menulis, kadang menjadikan tulisan kita menjadi salah, maka berhenti akan lebih baik. Lakukan hal- hal yang bisa membuat hati senang, seperti bermain dengan cucu, beli ice cream dengan cucu, jalan- jalan, tidur, ataupun aktivitas lain.  Setelah suasana hati nyaman, pikiran sudah dingin, lanjutkan untuk memperbaiki kesalahan yang ada.

4.    Menulislah dengan hati agar menghasilkan karya yang luar biasa.

5.    Tulislah hal- hal yang baik agar memberikan manfaat bagi orang lain.

6.    Menulislah setiap hari untuk mengasah kemampuan menulis kita.

Bagaimana agar mendapatkan ide setiap hari ? “ Mulailah menulis dari apa- apa kamu  ketahui, tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri”, kata Bunda Lilis. Kunci keberhasilan jadi penulis berikutnya adalah KONSISTEN, yaitu mantap dan tetap melalukan sesuatu. Jika mau jadi penulis harus mantap dalam menulis. Itu merupakan modal yang penting. Semakin sering menulis, kemampuan tersebut akan semakin terasah, menjadi penulis yang hebat. Saran lain dari Bunda Lilis, coba gabung unuk menulis buku antologi agar memotivasi kita untuk terus berkarya.

Jika ada kendala lain seperti respon yang kurang bagus dari orang lain tentang tulisan kita, sebaiknya gak usah dipikirkan. Karena ketika orang lain membicarakan / menggunjing dibelakang kita, mungkin kita berada jauh di depan mereka. Ketika orang lain merendahkan kita, kemungkinan kita berada di atas mereka. Ketika orang lain iri dengan kita, kemungkinan kita lebih sukses dari mereka. Ketika orang lain bicara buruk tentang kita, kemungkinan hidupkita lebih nyaman dari mereka. Oleh karena itu hal- hal seperti itu selalu kita alami dalam kehidupan. Gak usah terlalu dipikirkan karena hanya akan menghambat langkah kita.

Semoga apa yang disampaikan Bunda Lilis menambah ilmu peserta pelatihan menulis, kuncinya konsisten untuk menulis, setiap hari menulis  agar kemampuan menulis kita semakin terasah. Tidak mustahil akan muncul penulis- penulis hebat dari  peserta pelatihan gelombang 21 dan 22 malam ini. Semoga.... 



Komentar

  1. Mantap Ibu,... 6 Tips tertulis dengan lengkap jadi bisa lebih mudah untuk mengingat di masing-masing pointnya... Sukses selalu Ibu...

    BalasHapus
  2. Mantap Bun. Resumenya simpel namun berisi

    BalasHapus
  3. Semoga denagn menulis kita dapat menebar kebaikan manfaat bagi orang lain dan pahala yang terus mengalir. Aamiin.

    Masuk urutan ke3 pengirim resume itu KREN. Mantul bu

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEMBONGKAR RAHASIA MENULIS HINGGA MENERBITKAN BUKU

TEHNIK PROMOSI BUKU

POIN BUKU PADA KENAIKAN PANGKAT