SMABA MERAIH JUARA 1 SEKOLAH SIAGA KEPENDUDUKAN PARIPURNA TINGKAT NASIONAL TAHUN 2021
Penulis : Suyatinah
Peserta BM Gel. 22
Selasa, 21 Desember 2021 pukul 13.00 WIB –
selesai BKKBN menyelenggarakan acara
Apresiasi Pelaksanaan Pendidikan Kependudukan Tahun 2021. Acara digelar secara
Zoom Meeting mengingat masih dalam Pandemi covid- 19. Selain itu acara tersebut
juga bisa diikuti melalui Live on @bkkbnofficial.
Mungkin ada pembaca yang belum tahu perihal
Sekolah Siaga Kependudukan atau yang sering disingkap SSK, karena memang belum
lama SSK ini digulirkan. Di Daerah Istimewa Yogyakarta SSK diawali oleh SMA
Bopkri I Yogyakarta, kemudian disusul SMA N 1 Banguntapan Bantul, SMA N 2
Wonosari di Gunung Kidul, SMA N 1 Ngaglik Sleman, dan SMA N 1 Pengasih Kulon
Progo. SMA N 1 Banguntapan mulai merintis SSK dari tahun 2018, ini satu-
satunya di Kabupaten Bantul saat ditandatanganinya MOU dengan Perwakilan BKKBN
DIY No 2643/ hk.03.01/j2/ 2018 pada
tanggal 6 September 2018. Selanjutnya menjadi SSK Paripurna tahun 2021.
Kepada para pembaca
yang budiman, perlu kami sampaikan disini bahwa Sekolah Siaga Kependudukan
(SSK) adalah sekolah yang mengimplementasikan Pendidikan Kependudukan dalam
kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, maupun budaya sekolah. Beberapa
contoh materi Kependudukan antara lain :
pernikahan dini, narkotika, pergaulan bebas, pengangguran, urbanisasi,
stunting, bonus demografi dan masih banyak lainnya masalah- masalah
kependudukan yang terkait dengan jumlah penduduk maupun kualitas penduduk,
sangat penting untuk segera dicarikan solusinya agar tidak menghambat
pembangunan. Oleh karena itu BKKBN bersinergi dengan Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset dan Tehnologi menggulirkan wacara Sekolah Siaga Kependudukan.
Lebih lengkapnya, Strategi Penguatan Pendidikan Kependudukan meliputi :
Jalur Formal
1).
Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dengan mengintegrasikan pendidikan
kependudukan pada mata pelajaran (kegiatan intrakurikuler) dan kegiatan
ekstrakurikuler serta budaya sekolah.
2). Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan (PTPK), melalui
KKN tema Kependudukan, praktik magang, kegiatan seni dan olah raga, dll.
Jalur Informal dan Non Formal
1). ASN Peduli Kependudukan (ASN-PK).
2). Saka Kencana (pada ekstra Pramuka)
3).
Masyarakat Peduli Kependudukan (MASS- PK : Kelompok Kegiatan Keluarga,
Masyarakat, Pemuda).
Pada jalur formal,
melalui pembelajaran, semua guru diharapkan mampu memilih materi kependudukan
yang sesuai diintegrasikan pada mata pelajarannya masing- masing. Misalnya pada
mata pelajaran Biologi, ketika menyampaikan materi tentang reproduksi bisa
ditambahkan tentang reproduksi sehat bagi remaja. Reproduksi atau pernikahan
jangan dilakukan pada usia terlalu muda karena secara fisik, mental maupun
finansial belum cukup mendukung untuk nikah dan memiliki anak. Jika itu terjadi
akan menimbulkan masalah, misal anaknya kurang berkualitas, bisa stunting, masa
depan suram karena harus berhenti sekolah, memberatkan orang tua, dll. Dengan
begitu diharapkan siswa memiliki pemahaman usia nikah yang optimal yang akan
mendukung pembentukan generasi yang lebih berkualitas.
Pada pelajaran
Geografi ketika menjelaskan materi Bonus Demografi, maka siswa dipahamkan
perlunya mempersiapkan kualitas diri dengan meningkatkan kemampuan akademik
maupun non akademik semaksimal mungkin sehingga pada waktu Indonesia mengalami
bonus demografi tahun 2030-2040 nanti mereka memiliki ketrampilan yang mumpuni
sehingga mampu memanfaatkan peluang pekerjaan yang memiliki tingkat penghasilan
yang tinggi, agar masa depan akan dapat diraih lebih gemilang. Pada mata pelajaran lainnya akan disisipi
materi kependudukan, demikian juga pada kegiatan ekstrakurikuler seperti
Pramuka, PMR, PIK- R, SSK, Rokhis, KIR, dll. Nah, demikian panjang lebar
penjelasan tentang SSK. Harapan dari pemerintah, melalui sekolah, siswa diharapkan bisa menjadi agen
perubahan bagi masyarakat di sekitarnya dalam membantu pemerintah mengatasi
permasalahan- permasalahan kependudukan yang ada di Indonesia.
Pemahaman materi
kependudukan juga dilakukan melalui Literasi Kependudukan, dengan disediakannya
Pojok Kependudukan. Di dalam Pojok Kependudukan disediakan berbagai buku,
booklet, vidio, film, dll yang mengandung informasi kependudukan. Disamping
itu, bisa juga digunakan sebagai tempat diskusi seputar remaja dan
permasalahannya sehingga pendalaman materi kependudukan dapat dilakukan oleh
para siswa.
Pojok Kependudukan SMA N 1 Banguntapan saat ada kunjungan dari Badan Kependudukan Malaysia
Pada acara Apresiasi
Pelaksanaan Pendidikan Kependudukan Tahun 2021, seluruh keluarga besar SMABA / SMA
N 1 Banguntapan mengikuti acara melalui zoom meeting di dua tempat yaitu di
meeting room dan di aula, sedangkan siswa yang berada di rumah melihat via
youtube. Saat tiba pengumuman hasil Lomba Sekolah Siaga Kependudukan Paripurna,
kami semua menyimak dengan penuh harap, semoga kita mendapatkan yang terbaik.
Pembawa acara mengumumkan hasil kejuaraan tingkat SMP/ sederajad, baru kemudian
tingkat SMA/ sederajad. Saat disebutkan bahwa SMA N 1 Banguntapan masuk dalam
nominasi 3 besar, asa kita semakin kuat, semoga mendapatkan yang terbaik. Saat
diumumkan juara 1 adalah SMA N 1 Banguntapan, Bantul, DIY, sorak sorai
terdengar gempita baik di meeting room, maupun di aula. Hal ini merupakan
moment yang membanggakan bagi seluruh keluarga besar SMA N 1 Banguntapan,
Bantul, DIY dengan penganugerahan Juara 1 Lomba Sekolah Siaga Kependudukan
Paripurna Tingkat Nasional kategori Sekolah Menengah Atas. Puji syukur kami
panjatkan kehadirat Allah Tuhan Yang Maha Esa atas kado terindah di tahun 2021.
Pencapaian ini tentu tidak begitu saja kita
raih. Keseriusan, keteguhan, komitmen dalam mengawal pelaksanaan Sekolah Siaga
Kependudukan (SSK) terus kita tanamkan baik guru, karyawan, maupun siswa.
Semoga
apa yang kami lakukan dapat menularkan virus kebaikan bagi sekolah lain
sehingga mengikuti jejak kami menjadi Sekolah Siaga Kependudukan.
Kepada para pembaca budiman yang ingin
menyaksikan gegap gempitanya acara Apresiasi Pelaksanaan Pendidikan Kependudukan Tahun 2021 dapat disimak
melalui link berikut : http://youtu.be/UfL5t4x33k0
Beberapa
pesan untuk para pembaca budiman :
Demikian
kabar dari SMA N 1 Banguntapan, semoga kita semua selalu dianugerahi kesempatan
untuk bisa menebar kebaikan kepada sesama. Aamiin
Salam Genre
Salam
Remaja Genre
Sehat, cerdas, ceria
Genre Indonesia
Saatnya yang muda yang berencana
Subhanallah selamat ya bu sangat menginspirasi aku baru tau kalau ada SSK sekolah enggak pernah ikut lomba gitu - gitu karena sadar diri,
BalasHapus